Fleksibilitas Agama dalam Melontar Jumroh

  • Rusdi Hamka Lubis
Keywords: melontar, jumrah, mukallaf, haji, fleksibilitas

Abstract

Islam tidak sekedar agama yang hanya mengurus ritualitas ibadah saja, namun Islam adalah agama sempurna, dan fleksibel yang meliputi multi dimensional. Dalam hal kemanusiaan, Islam sangat respek terhadap nilai-nilai kemanusiaan, menghargai harkat martabat kemanusiaan, melindungi hak asasi manusia, termasuk menjaga eksistensi hidup manusia. Fleksibilitas agama, Islam hadir memberikan kemudahan kepada pelaku ibadah (mukallaf) ketika mendapati kesulitan dalam hal Jamarat, mukallaf diperkenankan menentukan waktu yang terbaik baginya untuk melontar jumrah. Seandainya jamaah tidak berkesempatan melontar jumrah di pagi hari, maka diperbolehkan melontar jumrah setelah matahari tergelincir, atau waktu sore. Melontar jumrah juga diperbolehkan di waktu malam bila terpaksa. 

Al Tasyree Vol 1 No 1
Published
2015-05-01