MUNÂSABAH AL-QURAN (Studi Kritis Koherensi antar Penjelasan Makna Isi Al-Qur’an)

  • Nurcholis Madjid Institut PTIQ Jakarta
Keywords: Al-Qur’an,, munâsabah,, makna munâsabah,, dan bentuk munâsabah

Abstract

Abstrak: Salah satu kemukjizatan al-Qur’an dilihat dari segi maknanya adalah munâsabah. Segala bentuk hubungan kesesuaian atau akselerasi dalam bentuk yang koheren secara makna, baik yang berdekatan atau yang dekat, maupun yang berjauhan atau yang jauh dapat disebut munâsabab. Baik seperti, antar juz yang dekat atau yang jauh dengan juz lainnya, antar surah yang dekat atau yang jauh dengan surah lainnya, antar ayat yang dekat atau yang jauh dengan ayat lainnya, maupun antara tema dengan surah, atau juga antara awal dengan akhir surah dari al-Qur’an. Susunan demikian merupakan sistematika yang menarik jika dicermati dan dianalisis, karena secara historikal turunnya al-Qur’an (al-Asbâb al-Nuzûl) secara bertahap alias tidak sekaligus. Ini berarti, hubungan kesesuaian tadi atau munâsabah tersebut ditemukan belakangan yang kemudian dari fakta ini, belakangan para teoritikus ilmu-ilmu al-Qur’an berbeda pendapat, karena ada yang berpandangan tauqifî dan ada juga yang berpendapat non tauqifî. Konsekuensi atau bahkan implikasi dari perbedaan ini adalah apakah sebenarnya munâsabah itu ada atau tidak?

 

Abstract: The analysis of textual relations in the Qur’an, usually regarded as coming under the category of the study of Munasabah or the organic unity of the Qur’an, is an intersection between tafsir and linguistics. There is considerable debate in the field of Qur’anic Studies as to whether or not the Qur’anic sura exhibits an organic unity. The text of each individual sura does indeed have one central idea to which the whole sura is devoted, and that the variety of topics/themes within the sura are employed to elaborate on this one central idea. On the other hand, Scholars from non-Muslim traditions maintain that the Qur’anic text is generally incoherent, which is a phenomenon difficult to isolate from the doubts raised about the history of the writing down of the Qur’an. This study aims to discuss the problem of textual relations in the Qur’an from a linguistic point of view and might it yield very interesting results and offer answers to the holistic question: Do Qur’anic suras possess coherence, or organic unity? is this necessary at all as a quality of the text or is it not?

Published
2018-11-28